Google Fred Update Dan Blog Yang Di Cari Google Fred

Recomended


Google update algoritma terbaru "Fred" - Mungkin postingan ini agak terlambat, mengingat kabar tentang update terbaru algoritma Google yang di beri nama Fred ini sudah berlalu beberapa pekan yang lalu. Tapi bukan suatu masalah yang besar, bukan? Karena setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda pada suatu hal. Termasuk pada algoritma terbaru Google ini. Yaitu Google Fred.

Google Fred Update Dan Blog Yang Di Cari Google Fred

Meskipun pada kenyataannya ini masih menjadi kabar yang belum di rekomendasikan secara resmi oleh Google, namun salah satu orang yang berada pada perusahaan Google mengatakan bahwa yang terbaru akan di beri nama Fred, yaitu Gary Illyes. Ya, dia juga mengatakan dampak baik dan buruknya untuk trafik sebuah blog. Karena seperti yang kita tahu, Google itu selalu berusaha menyuguhkan artikel yang berkualitas, yang bisa membuat penggunanya dapat menyelesaikan masalahnya.

Dampak buruk dari Google Fred

Sampai saat ini masih banyak blogger yang menyayangkan penurunan trafik blognya karena update Fred ini. Dimana yang biasanya bisa mencapai ribuan visitor per-hari nya, namun setelah adanya update trafiknya mendadak turun drastis hingga ratusan perharinya. Dan bahkan ada yang kurang dari seratus kunjungan di setiap harinya. Ini benar-benar sangat sadis, dan harus segera di perbaiki. Agar trafik blog kembali normal lagi.

Tentunya, ini hanya akan berlaku bagi blog-blog yang tidak relevan di mata Google. Google itu sangat teliti mencari artikel yang akan di suguhkan oleh penggunanya. Jadi, artikel yang sangat miskin akan informasi atau lebih mementingkan penghasilan, akan sangat jauh dari rekomedasi Google. Kenapa bisa begitu? Jika di ingat dari awal berdirinya, Google selalu menjadi pilihan utama bagi setiap orang yang ingin mencari suatu informasi, di banding menggunakan mesin pencari lainnya. Itulah yang mendasari kenapa Google masih tetap berdiri, dan mampu berbagi hasil untuk para blogger ataupun YouTuber melalui layanan pengiklan mereka, yaitu Google AdSense.

Google selalu menjadi pembicaraan yang hangat untuk di bicarakan. Selain layanan mereka yang memuaskan, Google juga mencoba untuk menjadi seperti kita (manusia). Maksudnya, meskipun Google hanya robot, tapi para pengembang Google berupaya bahwa Google juga bisa merasakan apa yang manusia rasakan. Untuk itu mereka terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk penggunanya. Dan salah satu yang baru adalah tentang update Fred ini. Dengan adanya Fred, di harapkan orang yang berkunjung ke mesin pencarian Google, dapat menemukan apa yang mereka cari dan dapat menyelesaikan permasalahannya, serta mendapat pengalaman yang menarik.

Jadi jika blog Anda mengalami penurunan trafik yang sangat drastis, jangan sepenuhnya menyalahkan update Fred. Karena yang patut di salahkan adalah diri kita yang kurang memperdulikan kualitas konten serta yang di butuhkan oleh pembaca.

Dampak baik

Di samping dampak buruk, tentunya ada yang namanya dampak baik. Ya, di samping banyak blog yang mengalami penurunan trafik yang sangat fantastis, di situ juga ada blog yang mengalami penaikan trafik yang drastis pula. Hal ini mengingatkan kita akan sebuah rotasi pada sif kerja. Jika dulu blog Anda trafiknya tinggi, sekarang malah turun. Atau sebaliknya? Awalnya blog anda seperti kuburan (sepi), tapi sekarang malah banyak yang ziarah (ramai pengunjung). Itu bisa saja terjadi pada beberapa blog. Dan blog itu adalah blog yang Google cari. Artinya, blog yang sangat relevan untuk di suguhkan oleh para pengunjung Google Search.


Blog seperti apa yang di cari Google? Intinya blog itu memiiki artikel yang kaya informasi dan bisa menyelesaikan masalah pembacanya. Mengingat sekarang banyak penulis yang hanya mementingkan trafik tanpa peduli keaslian konten dan pembaca, oleh karena itu akan di lengserkan dari halaman pertama Google dan di gantikan oleh blog yang kontennya benar-benar asli, Berkualitas, penuh informasi, dan benar-benar serius dalam membuat konten. Yang menariknya adalah, meskipun kata dalam artikelnya sedikitnya 300 kata, itu akan di rekomendasikan oleh Google Fred. Jika memang isi artikelnya dapat menyelesaikan masalah pembacanya​.


Bagaimana cara Google Fred mengetahui konten yang layak dan yang tidak? 

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sulit untuk di jelaskan. Mengingat, hal ini menyangkut rahasia perusahaan. Akan tetapi saya sedikit memiliki hipotesa tentang cara Google memilih artikel mana yang tepat untuk di suguhkan pengunjung.

1. Trafik organik. Jika sebuah blog selalu mendapat kunjungan secara organik (langsung dari Google Search), maka itu artinya, artikelnya memiiki kekuatan untuk membuat blognya selalu tampil di halaman pertama. Meskipun Google memperbaiki algoritmanya, jika artikel itu terus mendapat kunjungan, itu tidak akan terpengaruh oleh update Fred ini. Alasan ini saya yakini karena, jika sebuah blog mendapat kunjungan organik, itu artinya artikel yang di sajikan memang artikel yang banyak di cari pengunjung. Di tambah dapat menyelesaikan masalah pengunjung, serta memberikan pengalaman yang penting pada pengunjung.

2.  Bounce rate (rasio pentalan). Google memiiki penghitungan mengenai rasio pentalan terhadap sebuah blog. Meskipun blog Anda belum di daftarkan oleh Google Analytic atau semacamnya, Google sendiri dapat menghitungnya. Rasio pentalan itu sendiri yang artinya, berapa lama orang yang berkunjung pada blog kita? Atau lebih tepatnya, mengabiskan waktu berapa lama orang tersebut mengunjungi blog kita? Dari situlah Google menghitung. Gambaran sederhananya, blog Anda memiliki Artikel yang tampil di halaman pertama Google. Tapi, orang yang mengunjungi blog Anda melalui Google untuk membaca artikel tersebut, hanya membacanya beberapa paragraf saja. Setelah itu mereka keluar dari blog Anda, dah mencari blog yang lainnya yang temanya serupa dengan artikel Anda tersebut.

Itu artinya, blog Anda hanya mendapat kunjungan selama kurang lebih sekitar 1 menitan. Atau lebih jelasnya, artikel yang Anda suguhkan tidak dapat menyelesaikan pembaca, serta kurang relevan atas minat dari pembaca. Jika orang yang berkunjung ada sekitar 1rb orang, dan 90% nya menyudahi membaca sebelum selesai, itu artinya Google akan menyingkirkan artikel Anda itu dari halaman pertamanya. Untuk itu, sangat penting untuk mendaftarkan blog ke Google Analytic, guna mengontrol rasio pentalan di blog kita. Jika rasio pentalannya cukup tinggi, maka segera perbaiki artikelnya agar lebih baik lagi.

3.  Link spam. Link spam adalah, link yang di rasa sangat tidak ada kaitannya dengan artikel yang di bahas. Link spam ini bisa ada di postingan yang kita buat, komentar pengunjung, serta di media sosial yang kita sebarkan link artikel kita sendiri. Contohnya: kita saya membuat artikel tentang "cara menguras bak mandi dengan benar", kemudian di dalam artikelnya saya masukkan kalimat kutipan "baca juga: cara menarik perhatian lawan jenis", bukankah itu tidak relevan dengan isi artikel? Ya, itu contoh pertama. Lalu, yang lainnya? 

Link spam pada komentar blog ini maksudnya, misalkan ada pengunjung yang berkomentar dan isi komentarnya tidak sesuai dengan isi artikel. Kemudian tanpa ijin dari admin blog tesebut, dia seenaknya menaruh lini aktif yang merujuk pada sebuah laman yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan artikel yang Anda tulis. Bukankah itu termasuk spam di blog Anda? Google pun sama menganggap hal itu spam. Tapi Google hanyalah robot yang bekerja sesuai algoritmanya. Oleh sebabnya, tim Google pun menyarankan kita untuk mengaktifkan fitur moderasi komentar pada blog kita. Tujuannya suatu jelas! Untuk mencegah terjadinya komentar spam, yang berakibat buruk pada reputasi blog kita di mata Google.

Kemudian link spam di media sosial yang kita sebarkan ini maksudnya, misalkan Anda menyebarkan link aktif postingan blog Anda di Facebook secara terus-menerus (beruntun). Selain di cap spam oleh Facebook, ternyata juga akan di cap spam oleh Google. Karena Google pun akan tahu dari mana kunjungan itu berasal. Apalagi jika blog Anda masih berdomisili di blogspot, itu akan sangat mudah di awasi oleh Google. Meskipun Google menyarankan kita untuk men-share postingan kita di media sosial, bukan berarti kita bisa seenaknya. Ingat! Setiap website, mempunyai kebijakan masing-masing. Jadi, patuhilah kebijkan itu.

Itulah sedikit hipotesa saya mengenai bagaimana cara Google mengetahui konten yang layak dan yang tidak untuk di suguhkan ke pengunjungnya. Adapun ciri-ciri blog yang akan terkena dampak buruk dari Fred adalah, blog yang seperti berikut:
  1. Minim kata, minim informasi: sudah jumlah kata dalam artikelnya sedikit, isinya pun kurang informasi.
  2. Terlalu banyak memasang iklan: pengunjung akan merasa risih pada sebuah blog yang terlalu banyak iklan. Google pun sama.
  3. Mentingin iklan di banding konten: iklannya banyak, kontennya tidak berkualitas.
  4. Link spam: eksternal maupun internal yang tidak relevan dengan artikel.
  5. Affiliasi: lebih banyak menebar link affiliasi di banding informasi pada konten yang di butuhkan pembaca.
  6. Dan blog yang melanggar kebijakan Google web master. 

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :

0 Response to "Google Fred Update Dan Blog Yang Di Cari Google Fred"

Posting Komentar

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.