Cara Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Pemasaran Produk

Recomended


Cara Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Pemasaran Produk - Menentukan strategi pemasaran produk dan strategi pemasaran yang efektif akan membantu anda untuk menentukan arah dan tujuan untuk pemasaran yang akan anda lakukan. Strategi pemasaran produk harus menjelaskan bagaimana agar konsumen tertarik dan berminat untuk membeli produk tersebut dengan penuh rasa kepuasan.

Saat proses penentuan strategi pemasaran produk, pastikanlah bahwa strategi pemasaran produk tersebut telah mempertimbangkan tentang pemilihan konsumen atau target pemirsa yang tepat. Setelah proses penentuan strategi pemasaran produk selesai dilakukan, selanjutnya hal yang perlu dilakukan adalah mengembangkan dan menerapkan strategi pemasan produk tersebut agar dapat menjangkau setiap konsumen yang telah ditargetkan sebelumnya.

Cara Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Pemasaran Produk

Pengembangan strategi pemasaran produk ini diwujudkan dengan dibantu oleh bauran pemasaran (marketing mix). Namun sebelum mulai menerapkan strategi pemasaran dengan menggunakan bauran pemasaran (marketing mix), alangkah baiknya jika terlebih dahulu mengetahui apa itu bauran pemasaran 4p? apa itu bauran pemasaran 7p? apa manfaat bauran pemasaran? Namun pembahasan tersebut telah pernah dibahas pada bahasan-bahasan sebelumnya jadi jika ingin mengetahuinya maka silahkan saja baca artikelnya yang berjudul "Apa Itu Bauran Pemasaran atau Marketing Mix?".

Cara Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Pemasaran Produk

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengidentifikasian mengenai tahapan atau langkah-langkah yang akan dilakukan guna strategi pemasaran produk tersebut dapat sesuai dengan bisnis terkait. Sebagai pedoman untuk tahapan atau langkah-langkahnya maka gunakan strategi pemasaran produk menggunakan bauran pemasaran 7p, penjelasan mengenai bauran pemasaran 7p bagus digunakan dan terapkan karena pembahasannya dianggap luas karena memang bauran pemasaran 7p tersebut merupakan pengembangan dari pada bauran pemasaran 4p yang memang merupakan bauran pemasaran yang sebelumnya telah dikenal oleh publik.

1. Produk barang atau jasa (“P1” : “Product”)

Apa produk yang akan anda tawarkan? Diskusikan tentang merek (brand), kemasan dan produk tersebut di produksi atau hanya pengembangan. Pada produk tersebut, anda harus menawarkan berbagai fasilitas dan manfaat, keunggulan dan keistimewaan produk terutama jika dibandingkan dengan produk-produk lain pada umumnya.

2. Harga produk barang atau jasa (“P2” : “Price”)

Penting diketahui bahwa dalam hal pemberian harga suatu produk maka haruslah sangat berhati-hati karena ini merupakan suatu hal yang “Sensitif”, maksudnya jika salah dalam memberikan harga maka akan berakibat fatal. Misalnya saja jika harga yang ditawarkan terlalu mahal pasti konsumen akan diberatkan dan mencari produk lain yang harga lebih murah dan jika harga yang ditawarkan terlalu rendah maka bisa saja biaya atas produksi produk tersebut tidak tertutupi (rugi).




Mengatasi hal tersebut, anda harus menetapkan harga dengan tepat dan sesuai dengan produk. Saat menetapkan harga produk maka ingatlah beberapa pertimbangan penting seperti harga produk harus menutupi biaya produksi, perencanaan target penjualan, kualitas produk dsb.

3. Tempat produk barang atau jasa di pasar (“P3” : “Place”)

Kriteria ini berlaku bukan hanya pada tempat yang memiliki fisik saja tapi juga berlaku pada tempat yang bersifat virtual seperti penjualan online. Maksud daripada kriteria ini adalah saat akan melakukan pemasaran pertimbangkan tempatnya dimana dan bagaimanakah tempat tersebut? Tujuan agar produk yang dipasarkan diletakkan pada tempat yang berpotensi memiliki daya pikat untuk konsumen, memudahkan konsumen dsb.

Satu hal lagi sebagai saran untuk anda lakukan adalah cobalah lakukan survey tempat. Setelah anda membuat sebuah daftar yang berisikan nama-nama tempat untuk pemasaran produk anda, sebelum menetapkan keputusan maka lakukan survey terlebih dahulu, apakah tempat tersebut prospek? apakah tempat tersebut dilihat banyak orang? apakah tempat tersebut sesuai dan cocok dengan produk anda?

4. Promosi produk barang atau jasa (“P4” : “Promotion”)

Selanjutnya mengenai promosi produk, disini perlu diketahui bahwa promosi atau pemasaran produk sangat berperan terhadap tingkat penjualan. Namun ingat pula jangan pernah mengabaikan yang namanya kualitas atau mutu produk, karena semua kesatuan sistem seperti perusahaan yang terdiri dari banyak departemen dan semuanya itu memiliki peran masing-masing yang sama-sama penting sehingga dapat terciptanya penjualan sesuai target yang telah ditentukan.
BACA JUGA : Strategi Pemasaran dengan 50 Cara Promosi Bisnis Terbaru
Umumnya kegiatan promosi produk pasti memerlukan biaya untuk pelaksanaannya, namun jika dana yang tersedia sangat terbatas maka manfaat sebaik mungkin dana tersebut dan lakukan promosi dengan menggunakan fasilitas gratis terlebih dahulu seperti promosi di media social. Setelah dana cukup dan produk telah siap untuk diperjualkan maka kembangkan promosi dengan menggunakan jasa profesional dibidang promosi agar produk anda lebih tertarget dan lebih professional dimata konsumen namun jangan lupa, lakukanlah setelah melakukan analisis dan pertimbangan yang baik dan sesuai dengan produk agar tidak ada biaya yang tersia-siakan tanpa ada manfaat positif bagi produk.

5. Orang-orang terkait produk barang atau jasa (“P5” : “People”)

Jika anda memiliki karyawan, latihlah mereka karena merupakan tokoh-tokoh yang dapat mempengaruhi pemasaran produk dan jasa di perusahaan. Jagalah dengan baik karyawan tersebut, karena mereka cukup berperan bagi perusahan dan produknya. Berilah mereka apresiasi atas jasa dan pengabdiannya pada perusahaan dan yang hal ini juga dapat menjamin kualitas produk yang mana jika mereka puas terhadap apa yang diperoleh dari perusahaan maka mereka juga akan membuat perusahaan memperoleh hasil yang memuaskan pula dengan kinerjanya.

6. Proses produk barang atau jasa (“P6” : “Process”)

Suatu produk pastilah melewati tahap-tahap (proses) seperti  proses pembelian, pemasaran dan penjualan. Proses-proses tersebut harus diawasi dengan cermat agar produk memiliki kualitas yang bagus. Upayakanlah untuk setiap proses tersebut telah disusun dokumentasi tertulis sebagai acuan proses produk tersebut.

7. Lingkungan fisik produk barang dan jasa (“P7” : “Physical evidence”)

Lingkungan fisik dimana produk atau jasa yang dijual dan didistibusikan memiliki dampak signifikan terhadap bagaimana pengalaman bisnis pelanggan. Lingkungan fisik dapat menjadi furniture berkualitas tinggi di ruang konsultasi anda, menunggu desain kamar. Menciptakan lingkungan fisik yang positif perlu namun tidak harus mahal.

Itulah cara meningkatkan penjualan dengan strategi pemasaran produk, semoga bermanfaat. Apabila ada kritik dan saran untuk perbaikan silahkan tuliskan pada kolom komentar. Terimakasih.

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :

2 Responses to "Cara Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Pemasaran Produk"

  1. Trik pemasaran yang jitu.. mantap sangat membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Semoga bermanfaat.

      Hapus

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.