Apa Perbedaan Antara Blog Dengan YouTube?

Recomended


Apa Perbedaan Antara Blog Dengan YouTube? - Seorang rekan bertanya kepada saya, mengenai blog dan YouTube. Dan rekan saya ini, merupakan anak didik saya dalam soal YouTube. Padahal, saya sendiri belum begitu senior dalam menjadi YouTuber. Tapi beliau ingin belajar dari saya. Hehehe...


Sebelum saya ajari soal YouTube. Beliau bertanya mengenai blog. Kira-kira seperti ini pertanyaannya: "emang, blog bisa menghasilkan uang? Saya punya teman, dan teman saya bilang. Kalau dia punya blog, dan sudah menghasilkan banyak uang."

Apa Perbedaan Antara Blog Dengan YouTube?
Kemudian saya hanya bisa tersenyum. Kenapa saya tersenyum? Karena saya tahu, dia sudah penasaran dan ingin belajar blog. Saya mungkin tidak keberatan untuk mengajarinya. Tapi, saya sudah merasakan betapa lelahnya mendapatkan uang dari blog.

Lelahnya bukan soal tulis-menulis, melainkan untuk di terima AdSense nya. Dan saya yakin, beliau tidak akan bisa melewati tahap kesabaran ini. Karena yang beliau tanyakan pertama kali adalah tentang "blog bisa menghasilkan uang". Jadi saya yakin betul, beliau tidak akan sabar.

Lalu saya sarankan untuk menjadi penulis bayaran, dan beliau pun kebingungan. *Caranya bagaimana?* Saya jelaskan lagi. Bahwa beliau harus menulis artikel, kemudian di jual ke blogger lain. Beliau pun tidak tahu harus menulis apa? Jadi sudah di pastikan, bahwa beliau tidak akan lulus menjadi jadi seorang blogger.
Baca juga : Inilah Cara Mudah Menulis Artikel Untuk Pemula
Singkat cerita, lalu saya usulkan untuk membuat channel YouTube. Beliau juga bertanya lagi: "YouTube juga bisa menghasilkan uang?" Saya pun menjawab: "benar!" Beliau bertanya lagi: "bagaimana caranya?" Lalu saya jelaskan secara detil, dari cara membuat channel YouTube, hingga penggunaannya.

Selesai proses belajar-mengajar, tentu ada sesi tanya jawab. Dan beliau bertanya: "memang, perbedaan blog dan YouTube seperti apa, dan susahan mana?" Saya pun terdiam sembari merangkai kata-kata untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dan jawabannya, akan saya tuliskan disini. Supaya, bilamana ada dari Anda yang kebingungan memilih antara blog dan YouTube, bisa dapat pencerahan maupun inspirasi dari tulisan saya ini. Aamiin.

Apa Perbedaan Antara Blog Dengan YouTube?



Anda pasti sudah tahu, apa itu blog? Dan saya yakin, bahwa Anda sering kali mengunjungi suatu blog. Seperti yang saat ini sedang Anda kunjungi. Kenapa Anda mengunjungi sebuah blog? Jawabannya, untuk mencari informasi, referensi, dan yang lainnya. Benar begitu?

Jika kita ingin menjadi seorang blogger, tentulah kita harus punya blog. Selain punya blog, kita juga harus tahu, konten seperti apa yang akan kita masukkan untuk blog kita nantinya. (Konten di sini adalah isi dari sebuah blog. Entah itu artikel, gambar, maupun video).

Kebanyakan blogger, pasti lebih memilih konten berbentuk artikel untuk blognya. Di karenakan mungkin hobi menulis ataupun bisa di kerjakan dimana saja. Tanpa harus memikirkan membuat foto yang bagus, ataupun video yang menarik.

Namun, kita juga harus memikirkan *artikel seperti apa yang akan kita tulis untuk di muat pada blog kita?* Pertanyaannya kan seperti itu. Sedangkan studi kasus meriset, bahwa kebanyakan blogger pendatang (baru), memilih menjadi seorang blogger adalah di karenakan tergiur oleh blogger yang sudah menghasilkan uang banyak. Seperti rekan saya yang saya ceritakan di atas tadi.
Jika seperti itu, berarti langkah pertama yang musti di tempuh adalah syarat utama menjadi seorang blogger. Yaitu: mencintai blognya, menyayangi blognya, dan menjadikan blognya sesuatu yang bermanfaat. Baik untuk diri sendiri, maupun orang lain.

1. Mencintai blog

Kita tidak akan bisa menjadi seorang blogger, bila kita sendiri tidak mencintai blog kita. Logikanya "Anda saja tidak cinta, apa lagi orang lain."
Yang di maksud mencintai blog, ialah. Kita harus punya jiwa blogger. Jiwa blogger adalah, seorang yang sangat memperdulikan blognya. Sejak di buat hingga besar, terus di perhatikan dengan sungguh-sungguh. 

Soal jumlah pengunjung, tidaklah penting. Yang terpenting bagi seorang blogger ialah, bisa mencurahkan seluruh pikiran dan isi hatinya di dalam blognya. Dan tidak ada pikiran dapat imbalan apapun. Dan itu pasti sangat sulit.

*Siapa sih orangnya yang sudah nulis capek-capek untuk di baca orang lain tapi tidak ada yang membaca, tidak kesal?* Saya pun seperti itu.

Jangankan soal pengunjung blog. Kita buat status di medsos pun, kalau tidak ada yang klik like, pasti kesal. Benar begitu? Apa lagi buat artikel untuk blog. Nulis sudah panjang lebar, tapi tidak ada yang baca.

Tapi yang namanya cinta, pasti tidak akan terpengaruh dengan jumlah pengunjung. Karena, kita menulisnya pun dengan senang hati. Jadi tidak ada unsur paksaan dan tidak mengharapkan imbalan apapun.

2. Menyayangi blog

Selain mencintai, kita pun harus menyayangi blog kita. Karena cinta saja tidak cukup. *Apa sih perbedaannya?* Kalau cinta, kita melakukan apapun dengan suka rela. Tapi kalau sayang, pasti kita akan menunjukkan rasa sayang kita, bukan?

Contohnya, kita akan memperhatikan keadaan blog kita. Misal template nya kurang bagus, kita cari template yang bagus, blog sepi pengunjung terus, kita akan berusaha untuk membuat blog kita ramai. Dengan cara belajar SEO, promosi gratis, hingga promosi berbayar. Itu salah beberapa bukti seorang blogger yang menyayangi blognya.

Jika sudah cinta dan sayang, maka kita pun pasti memikirkan sebuah tujuan kedepannya bukan? Yaitu, ingin blog kita bermanfaat bukan hanya untuk kita saja, melainkan untuk orang lain juga.

3. Membuat blog menjadi sesuatu yang bermanfaat

Jika sudah cinta dan sayang, pasti ingin sesuatu yang lebih dari itu, benar? Mungkin ingin menghasilkan uang dari blognya ataupun yang lainnya. Itu saya kembalikan kepada diri kita sendiri. Yang terpenting, bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga orang lain bisa mengambil manfaat dari blog kita.

Menjadikan blog sesuatu yang bermanfaat, tidaklah mudah. Kita tentu di tuntut untuk terus membuat sesuatu yang di butuhkan banyak orang, dan memecahkan masalah yang di hadapi pengunjung blog kita tersebut. Dan itu tergantung dari passion kita sendiri, ingin membagikan tentang apa?

Boleh-boleh saja kita berniat menjadikan blog sebagai penghasilan kita. Tentunya itu supaya kita jadi tambah semangat lagi dalam mengelola blog dan membuat artikel yang lebih bermanfaat lagi. Tapi yang harus di ingat, prosesnya tidak secepat kilat. Melainkan butuh bertahun-tahun untuk mencapai kesuksesan tersebut. Dan juga, tentu blog kita harus memenuhi syarat yang sudah di tentukan oleh tim Google AdSense (jika layanan iklan yang kita pilih Google AdSense). Dan itu sangatlah sulit! Butuh kesabaran dan tetap fokus pada konten.

Takutnya, jika kita sudah tergoda oleh Google AdSense, rasa cinta dan rasa sayang kita terhadap blog, akan hilang. Bahkan tujuan yang sudah di konsep dengan sangat rapih pun, akan memudar. Karena rasa frustasi terus-terusan di tolak oleh Google AdSense. Jadi, jangan sampai uang melunturkan semangat Anda dalam menjadi seorang blogger.

Itulah syarat utama yang harus di persiapkan dan si jalankan, bila kita memilih blog sebagai sumber penghasilan tambahan kita. Dan selanjutnya akan saya jelaskan mengenai bermain YouTube atau menjadi YouTuber.

# Bermain YouTube

Seperti yang kita ketahui, YouTube juga termasuk situs terpopuler. Di YouTube, kita akan menemukan banyak video-video menarik, unik, lucu, dan banyak lagi. Bahkan para pengembang YouTube pun, terus memperbarui YouTube hingga menjadi situs favorit dalam hal streaming video online.

Selain itu, YouTube juga memberi kesempatan bagi para kreator video, untuk menghasilkan uang dari video yang mereka buat dan di unggah di channel YouTube nya. Hal ini mengundang sisi positif dari para kreator. Bahkan, membuat orang yang baru tahu YouTube pun, juga tertarik untuk mendapatkan uang dari YouTube.

Tapi, kebanyakan dari mereka melakukan tindakan blackhat atau mencuri konten orang lain, dan di unggah lagi di YouTube. Maka dari itu, banyak dari perusahaan-perusahaan besar, yang mengajukan content ID atau klaim hak cipta.

Tapi, Anda jangan khawatir! Karena sekarang YouTube pun menyediakan fitur yang dapat kita gunakan untuk membuat atau me-remix video CC atau video Creative Comon. Artinya, kita tetap bisa menghasilkan uang dari YouTube dengan video orang lain yang kita unggah lagi di channel kita, melalui fitur tadi.

Tentu saja fitur tersebut membantu kita yang tidak bisa atau tidak punya fasilitas untuk membuat video original (video buatan sendiri). Meski begitu, kita pun harus tetap waspada! Di karenakan, semua video dari CC, tidak semuanya bebas klaim hak cipta. Karena ada juga yang masih tersegel content id. Jadi untuk amannya, lebih baik buat video sendiri saja.

Pertanyaannya: *apakah itu bukan mencuri?* Logikanya, video tersebut tidak mengandung content id, dan YouTube pun membolehkannya atau mengijinkannya untuk di edit dan di unggah kembali. Dan itu pun nantinya, pihak YouTube sendiri yang memroses.

Jadi kita tidak perlu meng-upload video tersebut. Cukup pilih videonya, edit judulnya, deskripsi, dan lain sebagainya, lalu aktifkan monetisasi, dan klik buat, kita tinggal tunggu prosesnya selesai dan kita bisa cek lagi. Jadi, apa masih di bilang mencuri?

Menjadi YouTuber, memang tidak sesulit menjadi blogger. Karena kita tidak perlu memikirkan artikel dan capek-capek menulis. Kita cukup pikirkan ide yang menarik, lalu buat videonya, dan kita langsung upload di channel YouTube kita. Dan kita pun bisa langsung menautkan akun YouTube kita degan Google AdSense. Dan itu tidak perlu menunggu waktu lama untuk di setujui. Karena AdSense YouTube, pasti tidak ada yang di tolak.

Itulah perbedaan blog dan YouTube dalam soal menghasilkan uang. Tapi Anda pun juga harus tetap ingat! Bahwa tidak akan bisa kita sampai ke puncak gunung, bila kita tidak mendakinya terlebih dahulu. Intinya, semua butuh proses.

Sekarang, saya kembalikan kepada Anda. Pilih Blog atau YouTube? Semua terserah Anda dan passion Anda. Semoga bermanfaat, dan pertanyaannya rekan saya bisa terjawab. Aamiin..

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :