Kenapa Video Saya Tetap $0? Ini Jawabannya..

Recomended


Kenapa Video Saya Tetap $0? Ini Jawabannya.. - Berawal dari pertanyaan teman saya yang bertanya mengenai video di YouTube nya. "Kenapa video saya angkanya $0 saja?". Dan dari situ pula saya pun mencari sumber permasalahannya.

Memang, semua video yang kita upload di YouTube, tidak semuanya akan menetaskan telur atau menghasilkan uang. Karena, faktor lelang iklan yang terdapat di tiap-tiap video berbeda-beda. Ada video yang view nya sedikit, tapi bisa menghasilkan Dollar hingga $1. Dan ada juga video yang view nya banyak, tapi masih tetap $0 saja.

Kenapa Video Saya Tetap $0? Ini Jawabannya..

Saya juga mengalami hal yang seperti itu. Dan itu saya anggap adalah hal yang wajar. Karena mungkin, lelang iklannya yang kecil atau bahkan memang tidak ada aktifitas pada iklan di video tersebut. Misalnya, tidak ada yang klik, atau menonton iklan yang tayang pada video tersebut. Soal itu, saya juga masih belum tahu jelas permasalahannya.

Namun, ada baiknya bila kita berpikir positif pada hasil yang di peroleh pada video kita. Jika misalkan video tersebut tidak bisa pecah telur, kita ambil positifnya saja. Yaitu, mendapat view yang lumayan tinggi, yang berpotensi membuat Channel kita semakin banyak yang tahu. Tapi bila Anda ingin semua video yang Anda upload bisa menghasilkan uang, mungkin ada baiknya bila memperhatikan hal-hal di bawah ini. Yang sudah saya filter dari berbagi sumber, dan sudah saya praktekkan.

1. Buat video mengikuti trend

Kenapa harus mengikuti trend, sedangkan tema atau Niche yang kita usung tidak sesuai dengan trend yang sedang populer? Sebenarnya mudah saja kita menggabungkan Niche kita dengan trend yang lagi nge-hits. Masalah itu, saya kembalikan pada kreatifitas kita masing-masing.

Faktanya, mengikuti trend yang sedang di gandrungi banyak orang, berpotensi baik untuk video dan Channel kita. Video yang kita buat akan lebih di sarankan pada video-video yang mengusung trend tersebut. Seperti halnya sekarang. Demam Pokemon Go sedang merajalela, sehingga banyak yang mencari tahu atau yang tertarik dengan berita tersebut. Maka dari itu, kita manfaatkan dengan membuat video yang bertemakan Pokemon Go.

Saya sendiri mencoba untuk ikut membuat video dengan tema Pokemon Go, dan hasilnya cukup memuaskan. Tapi jika itu sangat jauh dari Niche yang Anda bangun atau Anda konsepkan dari awal, sebaiknya cari trend yang sesuai dengan Niche yang Anda buat. Tentu saja, jika kita ingin menggabungkan Niche degan trend yang sedang populer, harus relevan dengan konsep yang sudah kita rancang dari awal. Artinya, harus tetap menaruh khas dari diri kita sendiri.

2. Membuat sedikit gebrakan di dalam video

Mungkin saja video yang Anda upload tidak menghasilkan uang di karenakan isi video tersebut kurang bikin greget penonton. Hingga akhirnya, penonton pun tidak begitu penasaran melihat hingga akhir video. Jika seperti ini, maka Anda harus membuat gebrakan di video baru Anda. Dengan sedikit lebih berani. Artinya, Anda harus memikirkan dengan matang apa yang ingin di cari penonton dari video Anda? Apakah tawa yang lepas? Rasa simpati? Atau campur aduk? Itu harus Anda pikirkan dengan baik. Ekspektasinya, supaya penonton pun lebih penasaran hingga akhir video.

Jika bisa, gabungkan saja semuanya, supaya lebih greget lagi. Tapi dengan catatan tidak keluar dari jalur. Maksudnya, tetap pada diri Anda sendiri. Supaya penonton lebih mengenal Anda, dan penasaran dengan Anda. Itu akan membuat penonton ingin terus melihat video dari Anda.


3. Maksimalkan tag, deskripsi, dan judul

Ketiga hal di atas sangat penting untuk menghipnotis calon penonton. Karena tag, bisa menggabungkan video kita degan video lainnya yang mempunyai tag yang sama. Tag disini sama halnya dengan kategori. Jadi, jika tag yang kita masukkan adalah tag yang banyak di cari orang, kemungkinan besar video kita pun dapat di sarankan di video berikutnya.

Tapi bukan berarti Anda dengan sebebas-bebasnya memasukkan tag yang tidak sesuai dengan tema video Anda. Cari tag yang sekiranya relevan dengan tema video Anda.

4. Buat beberapa video berdurasi panjang

Sebetulnya, panjang pendeknya suatu video, di nilai dari isi videonya sendiri. Percuma saja membuat video yang panjang namun videonya kurang menarik. Maka, sebelum sampai menit ke-5 pun mungkin penonton akan menekan tombol (x) atau mencari video lainnya yang lebih menarik.

Dalam kasus ini, membuat video berdurasi lebih panjang dari biasanya, artinya kita harus membuat konsep sebaik-baiknya. Mungkin Anda bingung, yang di maksud konsep sebaik-baiknya itu seperti apa? Di sini, saya akan menggambarkan sebuah situasi sebagai penonton.

Saya pribadi, jika ingin melihat video yang berdurasi panjang, di lihat terlebih dahulu dari judul, dan deskripsinya. Setelah menurut saya menarik, maka saya akan lihat video itu. Dan jika sampai menit ke-5 membuat saya menguap atau bosan, maka saya tidak akan melanjutkannya.

Sebaliknya, bila sampai menit ke-5 saya sudah merasakan feel nya, dan saya terus penasaran, maka saya akan tonton hingga menit berikutnya dan mungkin sampai habis. Jika saya merasa kurang, maka saya cari video lain lagi di channel itu. Bisa saja tanpa di suruh yang punya channel-nya pun, saya akeh subscribe channel tersebut.

Itu menggambarkan bahwa suatu konsep yang benar-benar baik, akan mengundang subscriber yang banyak. Dan tanpa di sadari, 9℅ video yang kita upload, akan menghasilkan Dollar dengan sendirinya.

Mungkin thread ini biasa saja. Tapi memang itulah yang saya praktekkan. Dan di video saya ada yang berdurasi kurang dari 1 menit. Tapi bisa menghasilkan $0,35. Dan mungkin, jika masih banyak yang menonton bisa saja bertambah. 
Baca juga : 3 Trik Khusus Bermain AdSense YouTube
Sedikit tips dari saya, jika ingin video yang kita upload bisa menghasilkan uang, puaskanlah terlebih dahulu perasaan pemirsa. Artinya, buat video semenarik mungkin, hingga pemirsa terus-menerus ingin menonton video kita. Dan insya Allah, uang akan mengalir dengan sendirinya. Semoga bermanfaat!

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :