5 Alasan Trafik Blog Sepi dan Cara Mengatasinya Untuk Pemula

Recomended


5 Alasan Trafik Blog Sepi dan Cara Mengatasinya Untuk Pemula - Banyak para blogger pemula yang bertanya-tanya "apa sih yang membuat trafik blog sepi pengunjung?". Jika Anda pun demikian, mungkin Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri. Apakah konten Anda sudah menarik atau belum? Itu masalah yang harus Anda pecahkan, bila ingin trafik blog menjadi ramai.

Sayangnya, konten yang berkualitas dan menarik pun kadang tidak ada efek positifnya untuk mendongkrak trafik suatu blog. Jika Anda sering mengamati, pasti Anda pun akan mengetahui apa gejala blog Anda sepi? Apa lagi jika Anda menautkan blog dengan Google Analytics, pasti Anda akan mengenali karakter pengunjung Anda, dan mungkin Anda akan bisa mengatasi masalahnya.

Blog sepi bukan karena semata-mata pengunjung yang kurang berminat terhadap konten Anda. Bisa jadi Anda yang kurang efektif dalam berpromosi. Untuk itu Anda harus kembali mengkoreksi diri sendiri. Apakah sudah melakukan yang terbaik untuk konten Anda? Atau Anda membiarkan konten Anda setelah di publikasi, sudah di diamkan saja?

Mungkin Anda merasa bahwa Anda sudah melakukan promosi ke berbagai media sosial, atau kontak langsung. Tapi nyatanya, blog Anda masih tetap sepi. Itu adalah sebuah kejadian yang membingungkan untuk Anda, bukan? Bukan hanya Anda! Semua blogger pasti pernah mengalaminya. Jangan sampai trafik blog yang sepi mengecilkan semangat Anda. Berikut beberapa alasan mengapa trafik blog selalu sepi.

5 Alasan Trafik Blog Sepi Dan Cara Mengatasinya Untuk Pemula

1. Niche blog kurang di minati

Anda membangun blog berdasarkan hobi Anda, bukan? Jika iya, apakah hobi Anda itu di minati banyak orang? Atau Anda menemukan orang yang punya minat sama dengan Anda? Berdasarkan pengalaman saya, sebuah Niche yang kita buat berdasarkan hobi atau passion kita, belum tentu banyak orang yang menyukai apa yang menjadi hobi kita.

Memang, membuat blog itu harus berdasarkan passion. Supaya kita bisa dengan senang hati menjalaninya. Tapi masalahnya, passion yang kita minati ini tidak begitu di cari atau di minati orang lain. Untuk itu kita perlu merubah isi dalam blog kita, sebelum terlanjur lebih banyak postingan yang kita buat lagi.

Jika Anda bingung dengan maksud saya. Saya akan berikan sedikit gambaran, supaya Anda lebih paham apa yang di maksud merubah isi blog. Ialah salah satu cara untuk memperbarui kesegaran blog Anda. Anda lelah kan, dengan blog yang terus-terusan sepi? Untuk itu perlu adanya perubahan.

Saya adalah blogger yang beberapa kali telah merombak abis blog saya (memperbarui). Dari segi tampilan, tata letak, bahkan konten yang sudah saya publish. Malahan saya tidak ragu untuk menghapus semua postingan di blog saya, jika saya merasa kurang berkenan atau postingan saya sangat jelek untuk di baca.

Bahkan saya pun tidak ragu untuk mengubah blog saya ke Niche yang belum saya kuasai sepenuhnya. Jika Anda berfikir bahwa saya ahli di dunia blog, berarti Anda keliru. Passion saya sebenarnya bukanlah tentang blog. Melainkan lebih ke dunia nyata atau filosofi tentang kehidupan (cerita fiksi atau pengalaman pribadi). Atau mungkin juga lingkungan sekitar.

Saya sangat suka menulis berdasarkan imajinasi saya. Tapi sayangnya, orang lain tidak begitu berminat dengan tulisan saya tersebut. Saya sadar, bahwa tulisan saya masih sangat buruk. Hingga akhirnya, saya berfikir untuk mencoba hal baru di dunia blogging. Dengan mengubah Niche blog, berarti saya harus siap untuk merubah passion saya dan harus banyak belajar lagi.

Kemudian atas apa yang saya alami ini, ternyata banyak juga pemula yang seperti saya (kebingungan terhadap blognya). Dari situlah saya terpanggil untuk memberikan pengalaman saya kepada mereka yang masih awam terhadap dunia blogging. Dan saya pun berfikir untuk merubah blog saya menjadi berbagi cerita tentang dunia internet (tips ngeblog, YouTube, dll).

2. Cara promosi belum relevan dengan konten

Ini sering terjadi pada beberapa blogger pemula. Dalam berpromosi, kadang mereka asal promo saja. Tanpa memperdulikan kerelevanan konten Anda. Anda mungkin sudah membuat konten yang berkualitas dan banyak di cari orang. Tapi sayangnya, orang yang Anda targetkan kurang berminat terhadap apa yang Anda bagikan.

Seorang pedagang cangkul, memasarkan cangkulnya di pasar sayuran. Apakah cangkul itu akan laku terjual? Anda harus pikirkan itu! Sekarang, konten seperti apa yang Anda buat? Apakah Anda sudah mempromosikannya ke tempat yang tepat? Jika belum, saya sangat menyayangkan konten Anda, dan berharap Anda segera memperbaiki kesalahan Anda.

3. Konten tidak tampil di page one mesin telusur

Apakah Anda membuat konten yang menargetkan "kata kunci"? Jika iya, mungkin konten Anda belum tampil di page one mesin telusur (Google, Bing, Yahoo, dll). Ini kejadian yang sangat perlu di tindak lanjuti! Karena tampil di halaman pertama mesin pencari, dapat berpotensi mendatangkan banyak pengunjung unik. Dan secara otomatis dapat meningkatkan trafik blog Anda.

Yang perlu Anda lakukan untuk masalah ini, adalah dengan cara mempertajam ilmu SEO lagi. Sekarang, di mesin pencari sudah banyak referensi tentang teknik SEO yang bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma (gratis). Atau mungkin Anda bisa membaca 2 teknik SEO sederhana yang sudah saya tuliskan.

Dalam belajar SEO, Anda harus bersabar dan secara perlahan. Karena belajar SEO, tidak semudah ketika Anda membuat blog, memilih template, dan memposting konten. Jadi, perlahan tapi pasti. Asalkan Anda terus membaca, memahami, dan mempraktekkan.

4. Kurangnya optimasi terhadap blog

Jika bicara soal optimasi, pasti berkaitan dengan SEO. Seperti yang saya katakan di atas, Anda bisa belajar SEO dari blog master-master yang sudah terhampar di mesin telusur. Tapi bukan SEO saja yang di maksud optimasi. Mendaftarkan blog ke search console juga perlu, bahkan menentukan waktu berpromosi juga bisa di sebut optimasi. Banyak maksud dari kata optimasi. Jika SEO adalah optimasi yang lebih menuju ke mesin pencari, tapi optimasi yang saya maksud ini lebih ke pencitraan blog.

5. Kurang penargetan terhadap pengunjung

Ini mungkin lebih menyinggung ke poin kedua. Tapi penargetan pengunjung ini adalah, dimana Anda memikirkan konten Anda layak untuk di baca ke siapa? Apakah remaja? Wanita? Pria? Ibu rumah tangga? Atau businesman? Saya yakin Anda membuat konten pasti mempunyai tujuan ke siapa konten Anda di tuju? Untuk itu Anda perlu menautkan Google Analytics ke blog Anda. Supaya Anda bisa mengontrol atau memantau pengunjung Anda. Siapa saja yang dominan datang? Pria? Wanita? Dan umur berapa? Anda bisa melihatnya di Google Analytics.
Baca juga : Mengenal Backlink dan Manfaat Backlink untuk Blog
Dari kelima poin di atas, Anda bisa berpikir apa penyebab blog Anda sepi pengunjung? Dan sekarang, Anda pun sudah mendapatkan jawabannya. Saya harap, meskipun kiat yang saya bagikan ini masih kurang berkenan di hati Anda, semoga saja bisa sedikit membantu Anda. Semoga bermanfaat!

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :

0 Response to "5 Alasan Trafik Blog Sepi dan Cara Mengatasinya Untuk Pemula"

Posting Komentar

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.